Sabtu, 21 Mei 2022

Pengalaman Rilis Aplikasi Android Pertama di Playstore

Keinginan bikin aplikasi Android sebenarnya sudah lama dan pernah mencobanya dengan aplikasi online. Nah keinginan ini muncul lagi setelah mendengar penghasilan adik yang menggiurkan dari aplikasi Android sederhana berisi iklan. Tulisan ini saya buat untuk catatan pribadi, sekaligus sebagai panduan bagi yang ingin memulai terjun di bidang ini, prosesnya cukup membingungkan bagi saya. Di sini saya ceritakan garis besarnya saja dan beberapa masalah yang saya temui. Selanjutnya akan direvisi agar lebih detil lagi.

Pembuatan Aplikasi

Pembuatan aplikasi, memakai Android Studio, butuh sekitar satu setengah bulan untuk belajar hingga aplikasi jadi. Pembuatan program, test run, sampai aplikasi berjalan normal di virtual device maupun di HP Android.

Proses publish ke Google Play

Hal yang pernah membuat saya berhenti sebelumnya karena untuk bisa publish aplikasi di google play harus mendaftar dulu dengan biaya $25. Setelah daftar dan memiliki akun developer, proses selanjutnya load aplikasi ke playstore.

1. build aplikasi dengan generate signed bundle / APK (setting versi, keystore, dll)

2. Kendala selanjutnya, yang saya pahami untuk sampai tahap aplikasi terlihat di playstore harus melalui tahapan yang panjang untuk rilis, mulai dari pengujian internal, pengujian tertutup, pengujian terbuka, hingga tahap produksi dan aplikasi disetujui.

Setiap rilis harus dengan versi bundle yang berbeda. Yang perlu disiapkan juga adalah website pengembang, saya pakai blogspot. Juga persiapan dan pembuatan page kebijakan privacy policy, saya pakai generator App Privacy Policy Generator di awal.

Masalah pada rilis pertama, ternyata ditemui masalah pada aplikasi, sehari setelah rilis ada pemberitahuan masalah pra-peluncuran, untuk mengatasi ini ternyata kita bisa melakukan test lab aplikasi kita sebelum rilis di firebase.google.com hingga tidak banyak masalah (error, masalah minor seperti kontras warna dan tampilan aplikasi).

Tahapan rilis ini bagi saya masih membingungkan, hingga saya loncati setelah test di firebase dan tidak banyak temuan masalah, langsung ke tahap rilis produksi pada H+1, selanjutnya peninjauan aplikasi oleh google selesai pada H+4 ada email/notifikasi bahwa aplikasi telah dipublikasikan.

Persiapan Admob

Setelah daftar dan punya akun di admob, dan aplikasi sudah siap, tahapan selanjutnya menambahkan aplikasi di Admob. Pembuatan unit iklan (saya membuat iklan banner dan iklan interstitial) sudah saya mulai pada H+2 sambil menunggu aplikasi disetujui. Dari sini kita mendapatkan ID aplikasi dan ID iklan untuk ditambahkan di aplikasi kita agar bisa memuat iklan admob kita. Untuk pemasangan iklan pada aplikasi sementara menggunakan ID iklan test ads dari google, karena unit iklan belum bisa dipakai.

Tahapan berikutnya setelah aplikasi sudah dipublikasikan playstore adalah menyiapkan app-ads.txt yang kita taruh di website kita, file ini berisi kode Ads kita dari admob, bisa googling caranya dengan keyword "cara pasang app-ads text di blogspot". Hal ini saya lakukan di H+6 setelah menunggu status aplikasi tidak berubah di dalam peninjauan.

Hingga tulisan ini dibuat admob masih meninjau aplikasi saya, dari status peninjauan sebelumnya menjadi status dalam penyiapan. Target selanjutnya status aplikasi "siap" untuk menampilkan iklan.

Pada tahap ini saya masih belum mempromosikan aplikasi saya sama sekali. Dan masih ada satu rilis lagi untuk mengganti ID iklan dari ID test ads ke ID iklan setelah iklan siap.

Pagi ini 31 Mei 2022 dapat email dari google admob yang memberitahukan bahwa akun admob sudah disetujui, namun iklan di aplikasi masih error dan belum bisa tampil, siang hari baru terima email dari admob bahwa aplikasi sudah disetujui. Dan malam hari iklan admob sudah mulai tayang.

Aplikasi playstore pertama saya ada di sini.



Demikian catatan rilis aplikasi playstore pertama saya, semoga tulisan ini memberi manfaat terutama bagi yang akan memulai rilis aplikasi di playstore.


Alhamdulillah per 8 Juni 2022 sudah ada +100 download.

Update per 27 Juni 2022 tercapai +500 download, 23 Juli 2022 +1000 download.


Rabu, 09 Februari 2011

PLN Prabayar - Reset Meter Error 06

Kemarin listrik di rumah mati karena korslet, setelah ganti sekering, saat aku cek meter prabayar kotor, kubersihkan dengan membukanya karena tidak disegel. Problem baru muncul, ada alarm berbunyi, meter kubersihkan dan kututup kembali dan alarm berhenti. Tapi listrik diputus oleh meter. Mungkin ada pembaca yang tahu cara mereset meter prabayar setelah buka tutup. Saat ini terpaksa panggil PLN, entah bayar apa tidak. Meter merk shenzen star. Mungkin dengan kombinasi tombol atau password akan bisa direset.

Minggu, 28 Maret 2010

Verifikasi Paypal Menggunakan ATM Bank Lokal Indonesia

Makin mudah saja bagi kita untuk verifikasi Paypal. Cukup dengan kartu ATM bank lokal Indonesia. Saya belum tahu pasti kapan mulai berlaku, yang pasti saat ini verifikasi Paypal tidak perlu menggunakan Kartu Kredit. Ya, verifikasi Paypal tanpa Credit Card ataupun Virtual Credit Card (VCC).

Paypal akan konfirmasi rekening bank kita dengan cara mengirimkan sejumlah rupiah ke rekening kita 2 kali dalam rentang waktu 1 - 3 hari, kemudian e-mail konfirmasi akan kita terima memberitahukan bahwa Paypal telah mengirimkan sejumlah rupiah ke rekening kita. Jangan khawatir, tidak ada potongan sama sekali pada rekening kita.

Ini adalah print out ATM saya dengan kiriman dari Paypal sejumlah 19 dan 20 rupiah



Langkah selanjutnya login ke paypal dan masukkan masing-masing jumlah uang yang kita terima dari paypal dari 2 pengiriman tersebut.

Selesai, paypal kita sudah verified dan siap untuk transaksi online.

Minggu, 10 Januari 2010

Transaksi Dinar Dirham di Indonesia

Dinar Dirham Indonesia
Saya baru tahu hari ini setelah baca Jawa Pos edisi cetak 9 Januari 2010, ternyata di indonesia sudah mulai ada yang menggunakan dinar dan dirham sebagai alat pembayaran sehari-hari. Dan kebetulan saya menulis post ini pada HUT pertama Jaringan Wirausahawan Dinar-Dirham Nusantara atau lebih dikenal sebagai JAWARA.

Satu dinar adalah keping emas seberat 4,25 gram dan satu dirham adalah keping perak seberat 2,975 gram. Kurs saat tulisan ini dibuat adalah Rp 1,4475 juta untuk satu dinar, dan Rp 29.350 untuk satu dirham.

JAWARA saat ini terus memasyarakatkan penggunaan Dinar-Dirham sebagai alat pembayaran seperti uang kertas. Jaringan ini didukung oleh jasa penukaran dinar dirham Wakala Induk Nusantara yang sudah tersebar di Jawa dan Bali.

Keuntungan dinar dan dirham adalah nilainya yang selalu naik dan tidak terpengaruh inflasi. Kita bisa memanfaatkannya sebagai investasi sekaligus bisa kita pakai untuk transaksi langsung layaknya uang kertas. Keping dinar yang tersedia saat ini adalah ½, 1, 2 dinar, dan untuk dirham ada 1 dan 2 dirham dan 1 khamsa (5 dirham).

Jumat, 01 Januari 2010

Selamat datang 2010

Selamat tahun baru 2010, kita buka lembaran baru dengan semangat terus maju, apa yang telah lalu kita renungkan untuk diperbaiki. Harapan kita semua semoga tahun ini segalanya lebih baik dari tahun-tahun kemarin.

Minggu, 27 Desember 2009

Radio WiFi "NanoStation Loco" dengan software Edimax

Kemaren diminta bantuan teman untuk pasang radio wifi di sisi client menggunakan radio Nano Station Loco dari Ubiquity. Karena tidak ada buku, dan ip dari radio tidak diketahui, maka butuh netscan untuk mengetahui ip address dan berhasil dideteksi dengan ip 192.168.2.1, namun setelah diakses dan memasukkan user dan password ternyata yang muncul malah tampilan setting untuk access point Edimax.

Karena tidak yakin dan mengira ini karena kesalahan memory cache, maka kami ganti mengakses dengan laptop lain, tetapi yang muncul tetap sama. Maka kami mencoba sambung ke AP, dan setelah utak-atik dan mengganti ip, karena ip sama dengan ip AP (sekaligus gateway) akhirnya bisa juga sambung.

Dari pengalaman di atas, kami baru memastikan ternyata memang software yang terinstal di Loco tersebut benar benar software radio wifi Edimax. Ini terasa janggal dan aneh.

Pembuatan Antena Omni 14dBi 2,4GHz Modifikasi

Pembuatan antenne omni 14dB ini saya praktekkan berdasar komentar #19 oleh bapak Paulus Nuzul Nugroho S.Psi di Ngoprek.org. Saya memberanikan diri untuk langsung mempraktekannya berdasarkan pemahaman saya sendiri, karena setelah menunggu lama tidak ada balasan dari pak Paulus setelah saya e-mail dan tanya cara pembuatannya.

Baik, langsung saja saya paparkan apa yang telah saya praktekkan pada pertengahan Mei 2009 lalu, uraian di bawah ini sebagian saya edit dari ngoprek.org dan saya sesuaikan dengan yang dipaparkan komentar #19 oleh bapak Paulus Nuzul Nugroho S.Psi.

Pertama persiapan peralatan dan bahan yang diperlukan berupa paralon 1 1/4 inch 1,5 meter, 2 buah dop paralon 1 1/4 inch untuk tutup ujung-ujung paralon, pipa kapiler AC 6mm atau 1/4 inch, busa kapiler AC 1,5 meter, kabel coaxial RG6U 2m, plat tembaga 0,5 mm, cutter, cutter pipa kapiler. timah dan solder besar, Bor, gunting plat, N female konektor.

1 bikin omni 14dB 2,4GHz

Kedua buatlah 20 potong pipa tembaga dengan ukuran 4,7 cm, kemudian potong 20 potong kabel coaxial RG6U ukuran 6,7 cm, kupas kulit luar dan serabut sehingga tinggal isolasi dan kabel tengahnya, kupas isolasi sepanjang 1 cm pada ujung-ujung potongan kabel sehingga panjang isolasi 4,7 cm, masukkan potongan kabel ke dalam pipa tembaga, bikin 19 pasang saja, yang satu pasang kita buat pada uraian keempat. Susun dan solder ke 19 elemen di atas dengan jarak antar pipa tembaga kurang lebih 2,5 mm dengan susunan silang, ujung kabel bertemu dengan pipa kapiler berikutnya, dan pipa kapiler bertemu dengan ujung kabel berikutnya.

1 bikin omni 14dB 2,4GHz

Ketiga pembuatan bagian bawah antena, potong pipa capiler sepanjang 3 cm sebanyak 6 buah, potong plat tembaga berbentuk lingkaran dengan ukuran 3 kali diameter pipa kapiler AC, dan lubangi tengahnya seukuran pipa kapiler, buat elemen seperti langkah kedua di atas tetapi dengan ukuran pipa 7,8 cm dan kabel 9,8 cm, masukkan plat tembaga dengan jarak bagian bawah sepanjangan 3,5cm dan solder bagian bawah, rangkai 6 pipa kapiler seperti revolver di atas plat tembaga dan solder antar pipa-pipa tersebut dan solder juga ke pelat tembaga di bawahnya, pasang N konektor di bagian bawah dan buat pelat tembaga untuk grondnya kemudian sambungkan dengan 19 elemen yang telah jadi.

1 bikin omni 14dB 2,4GHz

Keempat, dari langkah kedua tadi masih tersisa 1 elemen, kupas lagi spon kabel sampai pada posisi tengah dari panjang kabel, buat lubang pada posisi tengan pipa kapiler untuk keluar kabel, masukkan kabel ke pipa dan bengkokkan kabel keluar pipa melalui lubang tadi, kemudian solder dan rapikan, dan sambung dengan elemen lainnya pada posisi paling atas. Bagian ini berfungsi sebagai pengganti kabel stup pada posisi elemen bawah.

1 bikin omni 14dB 2,4GHz


1 bikin omni 14dB 2,4GHzTerakhir pengemasan, setelah semua elemen terangkai, masukkan kedalam busa kapiler dan masukkan ke dalam pipa paralon, tutup kedua ujung paralon dengan dop paralon, dan pada dop paralon bagian bawah N female konektor dipasang.
Jangan lupa bikin kabel pigtail sepanjang 40,3 cm. Kalau saya kabel pigtail langsung saya solder ke elemen paling bawah, jadi tanpa N conector Female, sehingga kabel menyatu dengan antenna.

Hasil antenna seperti gambar. Untuk tes hasil, baru bisa saya lakukan pada 22 November lalu saya menggunakan radio Edimax EW-7206 APg dengan power 50% (50mW)dan pada ketinggian kurang lebih 7m saya bisa connect dan browsing ke AP dengan jarak udara 3 km, mohon maaf belum tahu kekuatan sinyal saya pada sisi AP, tetapi yang pasti bisa browsing lancar.